Adrian Sutil (AP)

Seruu.com - Pembalap Formula One (F1) yang dikabarkan putus kontrak dengan Force India,  Adrian Sutil diganjar hukuman 18 bulan percobaan penjara karena mencelakakan pemimpin eksekutif Renault di klub malam Cina.

Pengadilan di Munchen mengambil keputusan itu Selasa (31/1/2012) setelah bersidang selama dua hari. Sutil juga didenda sebesar 200.000 euro (Rp2,3 miliar).

Sutil dan pemimpin eksekutif tim F1 Renault Eric Lux  keduanya terlibat bentrok dalam  sebuah pesta untuk merayakan kemenangan Lewis Hamilton dalam Grand Prix Cina di Shanghai April lalu.

Lux  mengalami luka saat insiden perkelahian di klub malam itu. Lux harus dijahit karena lehernya mengalami luka sayatan sembilan centimeter karena gelas minuman Sutil, kata pihak penuntut.

Sutil mengatakan ia telah berulang kali mengontak Lux untuk meminta maaf namun eksekutif Renault itu menolak dan mengancam insiden itu akan merusak karirnya.

Sutil yang berusia 29 tahun telah meminta maaf atas insiden itu pada awal sidang hari Senin.

"Saya meminta maaf, saya menyesal insiden itu terjadi," kata pembalap asal Jerman itu  di pengadilan Munchen.

Lux tidak hadir dalam persidangan itu namun mengatakan kemudian ia ingin pembalap Jerman itu meminta maaf secara pribadi.

Denda yang dikenakan kepada Sutil akan disalurkan ke badan sosial.

Sutil pernah menjadi pembalap tim Force India, namun mereka mengumumkan akan menggantinya dengan Nico Hulkenberg. [bbc]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar