IKLAN BARIS
Jumat, 28 Juli 2017
 

Jakarta, Seruu.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng menargetkan tim Indonesia merebut Piala Thomas dan Uber saat kejuaraan dunia beregu putra dan putri itu Mei 2012.

"Piala Thomas dan Uber adalah lambang supremasi bulu tangkis di tingkat dunia, maka tantangan bagi PBSI adalah merebut kembali Piala Thomas dan Uber," kata Andi dalam sambutannya pada pengukuhan tim Piala Thomas dan Uber di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, di Jakarta Rabu (18/1/2012).

Menurut dia, bulu tangkis adalah cabang olahraga yang diharapkan mengharumkan nama negara di tingkat dunia. Ia juga berharap cabang tersebut mempertahankan tradisi medali emas Olimpiade.

Pada penyelenggaraan Piala Thomas dan Uber dua tahun lalu di Kuala Lumpur, Malaysia, tim putra Indonesia kalah di final oleh juara bertahan China, sedangkan tim putri juga kandas di tangan China pada semifinal.

"Saya berharap bisa merebut Piala Thomas setelah dua tahun lalu di Malaysia bisa mencapai final," kata Ketua Umum PB BSI Djoko Santoso.

Ia mengharapkan, keberhasilan Indonesia pada SEA Games beberapa waktu lalu memotivasi para atlet pada kejuaraan Piala Thomas dan Uber mendatang.

Untuk lolos ke putaran final di Wuhan, China, 20-27 Mei 2012, Indonesia harus melalui babak kualifikasi zona Asia yang akan berlangsung di Macau, pada 13-19 Februari 2012.

Saat ini, PBSI telah menetapkan masing-masing 14 pemain putra dan putri yang pada saatnya diciutkan menjadi masing-masing 10 pemain untuk tampil pada kualifikasi di Macau.

Berikut ini nama-nama tim bayangan Piala Thomas dan Uber:

Tim Thomas : Simon Santoso, Taufik Hidayat, Tommy Sugiarto, Dionysius Hayom Rumbaka, Alamsyah Yunus, Sony Dwi Kuncoro, Mohammad Ahsan, Bona Septano, Markis Kido, Hendra Setiawan, Alvent Yulianto, Hendra Aprida Gunawan, Angga Pratama, Rian Agung Saputra.

Tim Uber : Linda Wenifanetri, Adriyanti Firdasari, Aprilia Yuswandari, Maria Febe Kusumastuti, Bellaetrix Manuputy, Hera Desi Ana Rachmawati, Greysia Polii, Meiliana Jauhari, Vita Marissa, Nadya Melati, Nitya Krishinda, Anneke Feinya Agustine, Liliyana Natsir, Shendy Puspa Irawati.


[ndis]

Peraturan Komentar