Din Syamsudin mencoba mobil SMK produksi SMK Muhamadiyah 2 Borobudur Magelang

Magelang, Seruu.com – Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Din Syamsudin ikut mempromosikan mobil Esemka kepada pimpinan perguruan tinggi Muhammdiyah (PTM) se Jawa, sejumlah pimpinan badan amal usaha Muhammadiyah, maupun organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah. Din menawarkan ‘jualan’ mobil itu saat mengunjungi SMK Muhammadiyah 2 Borobudur, Magelang (Jateng), Kamis (12/1/2012).

Din bersama para pimpinan Muhamadiyah sengaja diundang untuk menghadiri relaunching dan test drive mobil Esemka produk SMK Muhamadiyah.  

"Saya pesan satu. Akan saya pakai sebagai mobil dinas ketua umum (Muhamadiyah) di Jakarta agar nantinya mobil Esemka pun bisa mondar-mandir di jalan-jalan protokol ibu kota. Karena ini produk Muhammadiyah, mobilnya saya namai mobil Esemka Sang Surya. Atau kalau disingkat bisa dinamai mobil esemka SS," ujar Din yang memesan mobil Esemka jenis SUV seharga Rp 196,2 juta.

Komitmen Din itu pun diikuti oleh sejumlah pimpinan PTM se Jawa. Rata-rata satu PTM memesan 10 unit. Pemesanan yang sama juga dilakukan badan amal usaha milik Muhammadiyah, terutama rumah sakit (RS) PKU Muhammadiyah. Beberapa di antara mereka memesan mobil ambulans hasil rakitan SMK Muhammadiyah 2 Borobudur.

Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Drs Kasiyarno Mhum memberikan apresiasi serupa dengan langsung memesan 13 unit mobil bikinan SMK Muhammadiyah 2 Borobudur.  "Percaya dengan produk dalam negeri harus didukung sebagai kebangkitan bangsa. UAD juga tak ingin hanya menjadi PTS menara gading, tapi juga harus mempunyai produk yang aplikatif sehingga kami juga membuka program vokasi," ujarnya.

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 2 Borobudur, Yitno BE SPd,  mengungkapkan, sejak 2008 pihaknya telah melakukan perakitan, karoseri, maupun pengerjaan yang berkaitan dengan dunia otomotif lainnya. Meski tujuan utamanya untuk pembelajaran siswa, namun dalam perjalanannya juga memenuhi pesanan masyarakat.

Bukan hanya mobil penumpang, SMK Muhammadiyah 2 Borobudur sejak 2008 itu juga telah mengembangkan kendaraan jenis bus mini (engkel), jenis pick-up, mobil ambulan, serta bus panggung yang diklaim sebagai satu-satunya karoseri yang dibikin oleh SMK Muhammadiyah 2 Borobudur.

"Untuk bus mini, Universitas Muhammadiyah Surakarta telah menggunakannya sebagai bus kampus. Untuk ambulans, RS PKU Muhammadiyah Roemani Semarang. Sebuah perusahaan perkebunan di Jawa Barat juga telah menggunakan mobil rakitan kami beberapa unit untuk transportasi internal di area perkebunan tersebut," kata Yitno. [py]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (2 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar