ilustrasi

Seruu.com - Aktivitas jual-beli mobil bekas berbagai merek dan keluaran di Palembang, dalam sebulan terakhir semakin sepi, karena pesaing pedagang barang yang sama di kota tersebut semakin banyak dengan harga jual bersaing.

"Sejak beberapa bulan terakhir, calon pembeli semakin berkurang menyusul harga sejumlah komoditas hasil perkebunan seperti karet dan buah sawit di daerah tersebut selalu tidak menentu bahan cenderung turun," kata Beni, pegawai penyalur atau jual-beli mobil baru dan bekas di Palembang, Sabtu (07/1/2012).

Menurut dia, selama bulan Desember saja hanya terjual dua unit mobil bekas, padahal ketika harga kedua komoditas hasil perkebunan itu tinggi, paling tidak terjual empat hingga lima unit per bulan.

"Jadi sepinya pembeli mobil bekas tersebut selain banyak pesaing para pedagang lain yang menyediakan barang sama, juga dipengaruhi oleh turunnya harga sejumlah komoditas hasil perkebunan andalan para petani di daerah ini," katanya.

Dijelaskannya, kalau tahun-tahun sebelumnya ketika jumlah pedagang yang menyediakan mobil bekas masih sedikit, diimbangi dengan harga komoditas hasil perkebunan tersebut naik, jumlah pembeli mobil bekas cukup banyak.

Para pembeli mobil bekas yang kondisi masih kisaran 80 hingga 90 persen baru, biasanya paling banyak para petani yang datangnya dari sejumlah daerah penghasil karet dan kelapa sawit, karena harga jual komoditas tersebut tinggi, katanya.

Ia berharap, selama bulan Januari 2012 ini dalam suasana tahun baru paling tidak ada mobil yang terjual, sehingga ada penghasilan.

Harapan tersebut, kata dia, diyakini dapat terkabulkan karena dalam beberapa hari terakhir sudah ada calon pembeli datang melihat-lihat kondisi mobil yang disediakan, walaupun belum melakukan penawaran.

Menurut pegawai penyedia mobil baru dan bekas tersebut, sistem penjualan ada yang dijual langsung dan sebagian lagi dengan cara tukar tambah, tergantung kesepakatan antara calon pembeli dengan pemilik barang.

Mengenai jenis mobil yang paling laku, biasanya calon pembeli lebih senang memilih mobil jenis avanza atau inova dengan harga jual rata-rata Rp100 juta ke atas per unit.

Ia menjelaskan, mobil yang dipasarkan tersebut khusus yang bernomor polisi Jakarta (B), sedangkan nomor Sumatera Selatan (BG) jarang tersedia.

Mengenai stok mobil yang tersedia, menurut Beni, cukup banyak selain tersedia di toko kawasan Jalan Srijayanegara, juga ada penyalur cabang di Jalan Cipto.

Biasanya calon pembeli, jika di toko kawasan Jalan Srijayanegara tidak tersedia, maka akan didatangkan dari cabang yang di kawasan Jalan Cipto, katanya. [ndis]

Peraturan Komentar