Samarinda, Seruu.com - Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Kalimantan Timur menargetkan lima medali emas pada PON XVIII 2012 Riau atau mempertahankan pencapaian prestasi emas pada PON sebelumnya di Kalimantan Timur.

"Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek telah mencanangkan prestasi tiga besar pada PON Riau mendatang dan sudah pasti KONI Kaltim sebagai penanggung jawab target tersebut membebani kepada semua cabang olahraga, termasuk Taekwondo, dan mengacu pada prestasi yang kita capai pada PON sebelumnya saya rasa kami bisa mendapatkan lagi lima medali emas," kata Ketua Pengprov TI Kaltim Andi Harun saat membubarkan Tim Pra PON Taekwondo Kaltim, di Samarinda, Sabtu (07/1/2012).

Menurut Andi Harun, target lima emas pada PON XVIII 2012 merupakan tantangan tersendiri bagi pengprov TI Kaltim, meski pencapaian prestasi lima emas tersebut pernah terukir pada PON XVII 2008.

"Pada PON 2008 kita bisa bermain `full tim` di semua kelas, dan pada saat itu tim PON Kaltim juga terisi oleh talenta yang luar biasa dan menjadi juara nasional di kelasnya, namun sekarang kondisinya berbeda karena kita harus melalui terlebih dulu babak kualifikasi PON, dan sebagian besar atlet kita kemarin sudah tidak lagi menjadi atlet, maka dari itu saya katakan ini sebagai sebuah tantangan," jelas Andi Harun yang pada saat itu juga memberikan bonus bagi atlet dan pelatih di kejurnas.

Pada kejurnas kualifikasi PON 2012 Riau yang dilaksanakan 15-18 Desember 2011, Kaltim meloloskan 10 atlet dari 16 kelas yang dipertandingkan.

Pencapaian prestasi tersebut terjadi penurunan, karena dari sepuluh atlet yang lolos Kaltim hanya membawa pulang dua emas, oleh Eka Sahari dan Alfred dan menempatkan Kaltim pada peringkat empat besar nasional.

Sepuluh atlet yang lolos di antaranya enam atlet putri seperti Siti Mahmudah kelas under 46 kg putri,Murni Leni Pratiwi kelas 49 kg putri, Yuni Andini kelas under 53 kg putri, Krisnawati kelas under 67 kg putri, Silviana J Rosok kelas under 73 kg putri dan Eka Sahara kelas over 73 kg putri (medali emas).

Sedangkan empat atlet putra yang lolos di antarnya Junaidi Alfred Blegur, kelas under 68 kg putra peraih medali emas dan saat ini mendapatkan panggilan pelatnas even Internasional, Georgios Anja kelas under 74 kg putra, Satria kelas under 80 kg putra, dan Rivanda Huda kelas over 87 kg putra.

"Kelolosan tim Kaltim di babak pra-kualifikasi PON 2012 merupakan kelolosan `enter by` kelas, sehingga kami masih menerapkan program seleksi untuk menentukan atlet sebagai tim inti, sehingga atlet yang sudah lolos tidak secara otomatis masuk dalam tim Puslatda PON, ini merupakan bagian taktik dan strategi kami untuk mencapai target emas," jelas Andi Harun.

Seperti halnya persiapan PON XVII 2008, pada puslatda menuju PON 2012, pihaknya berharap persiapan yang dilakukan oleh tim pelatih dan binpres bisa lebih profesional.

Utamanya, lanjut untuk koordinasi dan konsulidasi antara atlet, pelatih dan kepengurusan di pengprov TI Kaltim bisa berjalan dengan baik untuk mencapai hasil yang diharapkan.

"Tentunya beberapa program perekrutan pelatih dan juga try out baik dalam dan luar negeri juga menjadi agenda kami dalam rangka mempersiapkan atlet seoptimal mungkin menuju PON 2012 mendatang," tegas Andi Harun. [ndis]

Peraturan Komentar