Seruu.com - Mulai musim 2012 atau tahun ini, tim pabrikan Yamaha Factory Racing akan menjalani balapan tanpa dukungan sponsor asal Malaysia, Petronas. Kontrak kerja sama skuad Yamaha dan perusahaan minyak dan gas dari Malaysia yang dimulai sejak 2009 itu berakhir 2011.

 

Petronas masuk menjadi sponsor pabrikan asal Jepang tersebut di tahun 2009 dan berasanding dengan sponsor utama, FIAT. Petronas kemudian menjadi sponsor utama dan paling menonjol setelah FIAT hengkang di akhir 2010.

Sukses besar Yamaha diraih bersama Valentino Rossi dan Petronas sendiri ikut merasakan eforia pada 2009 saat The Doctor merebut mahkota juara dunia untuk ketujuh kalinya. Tahun berikutnya, Yamaha ditinggal Rossi, prestasi dipertahankan oleh Lorenzo dengan merebut juara dunia 2010.

Di musim balap tahun 2011 lalu, Lorenzo gagal mempertahankan titel karena kalah bersaing dengan pembalap tim Repsol Honda  asal Australia, Casey Stoner.

Menurut Managing Director Yamaha Motor Racing's Lin Jarvis tidak berlanjutnya kemitraan dengan Petronas merupakan kesimpulan alami.

"Hubungan antara Yamaha dan Petronas telah membuahkan sukses besar. Bersama-sama kami menikmati beberapa penghargaan tertinggi di kelas Motogp," kata Lin Jarvis, Managing Director Yamaha Motor Racing disitat dari Autosport, Senin (2/12/2011).

"Sekarang ikatan kerjasama telah mencapai kesimpulan alami. Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman di Petronas atas dukungannya selama ini dan berharap mereka bertambah sukses di masa mendatang."

Sementara Manajer Umum Petronas Mohammad Medan Abdullah mengaku sama seperti Jarvis bahwa pihaknya merasa senang punya kesempatan bisa bekerja sama dengan tim Yamaha Racing Factory selama tiga tahun. "Kami berharap tim terus sukses di masa depan.". [auto/is]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar